Gejala Penyakit Katarak Ringan

Gejala Penyakit Katarak Ringan

Gejala Penyakit Katarak Ringan  – Apa yang dimaksud dengan katarak ? Katarak adalah lensa mata yang memiliki ciri-ciri menjadi keruh, sehingga cahaya tidak bisa menembusnya. Dengan bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total.

Katarak bisa kapan saja dengan menyerang secara perlahan-lahan dan menyebabkan kehilangan penglihatan serta berpotensi membutakan jika katarak itu terlalu tebal. Kondisi ini biasanya mempengaruhi kedua mata  tetapi hampir selalu satu mata yang dipengaruhi lebih awal dari yang lain.

Bagaimana Mata Katarak Dapat Terbentuk ?

Katarak muncul tepat dilensa mata. Struktur kristal berwarna transparan jelas yang ada tepat dibelakang pupil. Struktur mata ini bekerja layaknya lensa kamera dengan memfokuskan cahaya ke retina belakang mata, dimana gambar direkam. Kemudian lensa akan menyesuaikan terhadap fokus mata, yang akan membuat kemungkinan kita melihat sesuatu dengan jelas baik didekat maupun jauh.

Lensa terbuat dari air dan protein. Protein yang terkandung didalam lensa akan membuat lensa mata berwarna terang jelas sehingga memungkinkan cahaya dapat melewatinya. Dengan pertambahan usia, sejumlah protein dapat menggumpal dan mulai membentuk awan keruh yang akan menutupi lensa. Ini akan mencegah cahaya memasuki mata, dan juga mengurangi ketajaman gambar yang kita lihat.

Katarak biasanya waktu bertahun-tahun untuk berkembang. Jika sampai katarak itu menjadi semakin parah, dia akan memengaruhi semua warna yang kita lihat. Ini akan mempengaruhi warna benda yang kita lihat menjadi sedikit berwarna kuning kecokelatan keruh. Katarak juga sering memengaruhi kedua mata, tapi jarang dengan keparahan yang sama.

Gejala

Penderita katarak akan mulai mengalami penglihatan yang buram, ketajaman penglihatannya berkurang, serta sensitivitas kontras juga hilang. Sehingga bentuk warna bayangan dan visi kurang jelas karena cahaya tersebar oleh katarak ke mata.

Berikut merupakan beberapa gejala katarak ringan yang harus anda ketahui sedini mungkin :

  • Objek yang dilihat menjadi ganda (seperti menjadi dua).
  • Pandangan mata menjadi kuning.
  • Pandangan yang seperti kabur.
  • Terlihat seperti ada bentuk cincin pada sumber cahaya.
  • Silau setiap kali melihat cahaya.
  • Lapisan kuning atau cokelat.
  • Terdapat lukisan pada mata.

Itulah Gejala Katarak Ringan yang harus anda ketahui sejak dini agar terhindar dari resiko tinggi untuk terkena dampak buruk dari penyakit katarak ringan yang bisa merugikan atau bahkan sampai membahayakan kesehatan tubuh.

Apakah Mata Katarak Bisa Di Cegah ?

Banyak orang yang akan merasa takut jika mereka sampai terkena katarak, mengingat banyak jutaan penderita katarak baru yang terus berkembang. Orang-orang mempunyai resiko tinggi jika sampai terkena katarak. Mungkin juga memiliki angka yang cukup untuk terkena katarak. Akan tetapi, sebelum terjadi dengan terkenanya penyakit katarak, kita bisa merawat mata agar tidak sampai terserang oleh katarak.

Berikut ini adalah beberapa cara menjaga kesehatan mata agar tidak terkena penyakit katarak :

1. Konsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin dan antioksidan yang tinggi. Makanan yang paling disarankan dengan mengkonsumsi jeruk, wortel, pepaya, sayuran hijau dan kacang-kacangan.

2. Jaga pola dan gaya hidup yang baik seperti tidak mengkonsumsi alkohol maupun rokok. Karena asap rokok yang pekat juga bisa mengganggu mata. Untuk itu sebisa mungkin anda menjauhkan diri dari asap roko agar tidak terkena katarak.

3. Jika anda keluar pada siang hari/pada saat cahaya matahari sangat terik, maka pakailah mata anda dengan memakai kacamata. Berguna untuk melindungi lensa mata dari paparan sinar matahari yang cukup tajam.

4. Batasi makanan yang manis-manis karena bisa memicu penyebab diabetes. Diabetes selalu menyebabkan awal mula terjadinya mata katarak, bahkan bisa menjadi ancaman kebutaan permanen yang serius. Untuk itu, maka anda harus terus mempertahankan gaya hidup yang sehat.

Demikian sekilas penjelasan terkait penyakit katarak ringan dan bagaimana cara pencegahannya. Semoga bermanfaat bagi anda yang mengalami gejala-gejalanya. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *